Jabatan Fungsional dan Struktural

No Comments

Perbedaan jabatan fungsional dan struktural memang perlu Anda ketahui, untuk itu Admin akan menjelaskannya.

Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai alokasi sumber daya manusia (SDM) diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diberi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan.

Dalam mewujudkan SDM yang berkualitas, pemerintah harus bisa memperbaiki sistem alokasi pegawai ke berbagai peranan dan tugas organisasional.

Proses penempatan pegawai yang sesuai dengan keahlian dan keterampilan tentu akan berdampak lebih baik ke instansi dimana pegawai tersebut bekerja.

Untuk itulah, mengapa dalam sistem alokasi PNS dibagi beberapa jenis jabatan. Salah satunya jenis jabatan berdasarkan sistem karir, yang terdiri dari jabatan fungsional dan struktural.

Perbedaan jabatan fungsional dan struktural

Berikut perbedaan dari dua jenis jabatan karir, jabatan struktural dan jabatan fungsional sebagai berikut.

1. Jabatan Fungsional

Pemilik jabfung tidak tercantum dalam struktur organisasi, akan tetapi dari sudut pandang tugas dan fungsi pekerjaannya tidak bisa terlepas dari keberadaan struktur organisasi dan sangat diperlukan oleh K/L/PD.

Contoh pejabat fungsional adalah jabatan fungsional auditor, peneliti, guru, dosen pengajar, arsiparis, perancang peraturan perundang-undangan, pengelola pengadaan barang/jasa, pranata laboratorium pendidikan, penguji kendaraan bermotor, dan lain-lain.

2. Jabatan Struktural

Terlihat jelas dari namanya, pemilik jabatan ini berkedudukan dalam struktur organisasi. Kedudukan jabatan struktural bertingkat-tingkat dari tingkat dengan urutan jabatan struktural terendah adalah eselon IVb, sedangkan jabatan struktural tertinggi adalah eselon 1a.

PNS dengan jabatan struktural wajib menjalankan tugas dan tanggung jawabnya untuk memimpin suatu satuan organisasi K/L/PD.

Contoh PNS jabatan struktural tingkat Pemerintah Pusat adalah: Sekretaris Jenderal (Setjen), Direktur Jenderal (Dirjen), Kepala Biro, dan Staf Ahli. Sedangkan contoh PNS jabatan struktural tingkat Pemerintah Daerah adalah: sekretaris daerah (Sekda), kepala dinas/badan/kantor, kepala bagian, kepala bidang, kepala seksi, camat, sekretaris camat, lurah, dan sekretaris lurah.

Akhir Kata

Sudah tahu perbedaan jabatan fungsional dan struktural PNS, bukan? Kedua jabatan tersebut sama-sama merupakan jabatan karir yang perlu Anda ketahui perbedaannya dalam status kepegawaian.

Karena selama ini masih banyak PNS yang mengisi formulir isian kepegawaian (FIP) yang tidak paham betul perbedaan dari jabatan fungsional dan struktural sehingga banyak PNS yang asal memasukan jenis jabatannya.

Padahal mengisi formulir tersebut sangatlah penting supaya setiap perubahan data yang ada bisa terdata dengan baik dalam database kepegawaian negara.

Penulis blog website Syntax Corporation Indonesia yang tertarik dengan dunia pendidikan

About us and this blog

We are a digital marketing company with a focus on helping our customers achieve great results across several key areas.

Request a free quote

We offer professional SEO services that help websites increase their organic search score drastically in order to compete for the highest rankings even when it comes to highly competitive keywords.

Subscribe to our newsletter!

More from our blog

See all posts
No Comments

Leave a Comment