Syarat Pembukaan Prodi Baru

No Comments

Berikut ini infografis tentang syarat dan prosedur pembukaan program studi (prodi) baru s1, s2 & s3.

syarat pembukaan prodi baru

Syarat Pembukaan Prodi Baru (Umum)

  1. Pengajuan program studi baru harus mengindahkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
  2. Lembaga pengusul tidak melakukan pelanggaran hukum dan peraturan perundangan di bidang pendidikan, misalnya menyelenggarakan kelas jauh.
  3. Bagi PTAIS menyertakan Pakta Integritas tentang larangan kelas jauh yang telah ditandatangani lembaga pengusul dengan Direktur Pendidikan Tinggi Islam.
  4. PTAI dapat membuka program pendidikan diploma dengan program studi yang sesuai dengan satu atau sekelompok disiplin ilmu yang dikembangkan.
  5. Program studi yang telah ada pada lembaga pengusul telah terakreditasi BAN PT.
    • Untuk pengajuan program studi tingkat sarjana (S.1), nilai akreditasi program studi yang ada (existing) minimal rata-rata B.
    • Untuk pengajuan program studi tingkat Magister (S.2), nilai akreditasi program studi jenjang sarjana (S.1) yang serumpun dengan program studi yang diajukan bernilai A.
    • Untuk pengajuan program studi tingkat Doktoral (S.3), nilai akreditasi program studi jenjang magister (S.2) yang serumpun dengan program studi yang diajukan bernilai A.
    • Lembaga pengusul dilarang menerima mahasiswa pada program studi yang diajukan sebelum memperoleh Keputusan Dirjen Pendidikan Islam tentang ijin pembukaan program studi.
    • Perguruan tinggi yang mengusulkan program studi tertentu pada tingkat Magister (S.2) harus memiliki program studi sejenis di tingkat Sarjana (S.1).
    • Perguruan tinggi yang mengusulkan program studi tertentu pada tingkat Doktor (S.3) harus memiliki program studi sejenis di tingkat Sarjana (S.1) dan Magister (S.2).

Baca Juga : “Syarat Pendirian Perguruan Tinggi Swasta”

Syarat Pembukaan Prodi Baru (Khusus)

  1. Lembaga pengusul mengajukan surat permohonan pembukaan program studi yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI.
  2. Lembaga pengusul menyusun proposal pembukaan program studi (Sistematika proposal dijelaskan secara detail pada BAB II).
  3. Lembaga pengusul melampirkan dokumen pendukung berupa:
    • Foto copy Akte Notaris Pendirian BP-PTAI (Badan Penyelenggara PTAI) yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM)
    • Foto copy statuta/AD-ART lembaga.
    • Foto copy sertifikat kepemilikan tanah.
    • Foto copy SK/ Sertifikat akreditasi program studi yang sudah ada (existing).
    • Surat Rekomendasi dari Kopertais Wilayah setempat tentang kelayakan pengajuan program studi baru (bagi PTAIS).
    • Dokumen pendukung lainnya sebagaimana dipersyaratkan.

Prosedur Pembukaan Prodi Baru

  1. Lembaga Pengusul Mendaftarkan Pembukaan Prodi Baru melalui website Resmi http://diktis.kemenag.go.id/prodi
  2. Lembaga Melampirkan file proposal dan dokumen pendukung
  3. Lembaga pengusul mengirimkan atau menyerahkan proposal/borang pembukaan program studi ke Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI dengan melampirkan bukti pendaftaran Online.
  4. Proposal/borang dimaksud pada poin 1 diajukan dalam dua bentuk: paper-based dan soft copy.
  5. Lembaga pengusul akan menerima bukti penerimaan proposal/borang dari Direktorat.
  6. Tim Desk Evaluation menilai dan memeriksa kelengkapan proposal/borang secara keseluruhan.
  7. Proposal/borang yang memenuhi syarat akan dilanjutkan untuk dinilai oleh tim pakar (expert judgement). Sedangkan proposal/borang yang kurang/tidak memenuhi syarat akan dikembalikan ke lembaga pengusul.
  8. Tim pakar (expert judgement) yang ditunjuk Direktorat akan melakukan konfirmasi (pendalaman) atau visitasi (fact finding) ke lembaga pengusul.
  9. Tim pakar melakukan penilaian akhir terhadap usulan pembukaan program studi.
  10. Tim pakar melaporkan hasil penilaian tersebut kepada Direktorat.
  11. Direktorat mengusulkan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam untuk menerbitkan Keputusan tentang ijin penyelenggaraan program studi yang dinyatakan layak.
  12. Penyerahan Keputusan Dirjen tentang ijn pembukaan program studi kepada lembaga pengusul.

Demikianlah syarat dan prosedur pembukaan program studi baru s1, s2 & s3. Jika ingin berkonsultasi seputar pembukaan prodi baru, silahkan menuju WhatsApp.

Sumber : diktis.kemenag.go.id

Penulis blog website Syntax Corporation Indonesia yang tertarik dengan dunia pendidikan

About us and this blog

We are a digital marketing company with a focus on helping our customers achieve great results across several key areas.

Request a free quote

We offer professional SEO services that help websites increase their organic search score drastically in order to compete for the highest rankings even when it comes to highly competitive keywords.

Subscribe to our newsletter!

More from our blog

See all posts
No Comments

Leave a Comment