Perbedaan Jenis Pendidikan Akademi, Politeknik, Sekolah Tinggi, Institut dan Universitas

No Comments

Ada beberapa jenis Pendidikan di Indonesia yang bisa kamu pilih setelah lulus dari SMA/SMK, diantara jenis pendirikan tersebut adalah Akademi, Sekolah Tinggi, Politeknik, Institut dan Universitas.

Pasti beberapa dari kamu sudah memilih perguruan tinggi mana yang akan kita tuju, namun diantara kalian juga pasti belum mengetahui kan perbedaan-perbedaan jenis Pendidikan di Indonesia.

Nah ini dia beberapa yang perlu kamu ketahui tentang perbedaan jenis Pendidikan di Indonesia yang bisa kamu jadikan referensi sebelum menentukkan perguruan tinggi yang kamu inginkan ya.

Universitas

Universitas, yaitu Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan jenis pendidikan akademik, dan dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi, dan/atau profesi dalam berbagai rumpun ilmu pengetahuan dan teknologi, melalui:

A. Jenis Pendidikan Akademik:

  1. Program Sarjana;
  2. Program Magister;
  3. Program Doktor;

B. Jenis Pendidikan Vokasi

  1. Program Diploma Tiga;
  2. Program Diploma Empat atau Sarjana Terapan;
  3. Program Magister Terapan;
  4. Program Doktor Terapan; dan/atau

C. Jenis Pendidikan Profesi

Universitas terdiri dari sejumlah fakultas yang menyelenggarakan Pendidikan Akademik atau vokasi dalam sejumlah ilmu pengetahuan, teknologi atau seni. Universitas juga menyelenggarakan Pendidikan dalam berbagai rumpun ilmu tanpa batas. Misalnya:

Rumpun Ilmu Alam: Ilmu Kimia, Ilmu Biologi, Ilmu Fisika, Ilmu angkasa dan lain sebagainya (bisa di kamu cek http://silemkerma.kemdikbud.go.id/ )

Rumpun Ilmu Terapan: Pertanian, Arsitektur dan perencanaan, Bisnis (bisa di kamu cek http://silemkerma.kemdikbud.go.id/ )

Rumpun Ilmu Formal: Statistika, Komputer, Matematika (bisa di kamu cek http://silemkerma.kemdikbud.go.id/ )

Rumpun Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi (bisa di kamu cek http://silemkerma.kemdikbud.go.id/ )

Ingin Lebih Tahu Apa Saja Persyaratan Untuk Pendirian Perguruan Tinggi? Konsultasi Sekarang!

Institut

Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan jenis pendidikan akademik dan dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi dan/atau profesi dalam sejumlah rumpun ilmu pengetahuan dan teknologi tertentu, melalui:

  1. Jenis Pendidikan Akademik:
  2. Program Sarjana;
  3. Program Magister;
  4. Program Doktor;
  5. Jenis Pendidikan Vokasi
  6. Program Diploma Tiga;
  7. Program Diploma Empat atau Sarjana Terapan;
  8. Program Magister Terapan;
  9. Program Doktor Terapan; dan/atau
  10. Jenis Pendidikan Profesi

Berbeda dengan Universitas, kalau di institut, fakultas-fakultasnya berasal dari satu jenis keilmuan saja. Contohnya, Institut Teknologi Bandung (ITB) hanya mengarah pada rumpun ilmu alam. Sehingga, fakultas-fakultas di ITB hanya berkaitan dengan ilmu alam, contoh:  Fakultas Ilmu Angkasa/Antariksa, Fakultas Ilmu Biologi, Fakultas Ilmu Kimia, Fakultas Ilmu Fisika, Fakultas Ilmu Kebumian dan sebagainya

Sekolah Tinggi

Sekolah tinggi ternyata hampir sama dengan Universitas dan Institut. Perbedaannya ialah sekolah tinggi hanya terdiri dari satu fakultas, dan terbagi menjadi beberapa jurusan yang berkaitan dengan fakultas tersebut.

Jika kamu pernah melihat Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi. Nah, nantinya sekolah tinggi tersebut hanya menyediakan jurusan-jurusan yang berkaitan dengan Fakultas Komunikasi, seperti Humas (Hubungan Masyarakat), Penyiaran, Periklanan, dan sebagainya.

Jadi kamu tidak bisa menemukan jurusan IPA atau Ekonomi, karena seperti namanya, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi, jurusannya akan meliputi tentang komunikasi.

Kampus dengan model sekolah tinggi di Indonesia antara lain: Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), dan masih banyak lagi.

Ingin Lebih Tahu Apa Saja Persyaratan Untuk Pendirian Perguruan Tinggi? Konsultasi Sekarang!

Politeknik

Politeknik ialah perguruan tinggi yang hanya menyediakan pendidikan berbasis vokasi sehingga politeknik tidak menyelenggarakan pendidikan akademik. Politeknik memiliki visi dan misinya sendiri menyiapkan peserta didiknya menjadi lulusan dengan kemampuan profesional yang mampu menerapkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi, agar bisa bersaing dengan para lulusan di perguruan tinggi di dunia pekerjaan.

Kampus dengan model politeknik di Indonesia, antara lain: Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Politeknik Negeri Bandung (Polban), Politeknik Negeri Media Kreatif (Polmed), Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Politeknik Negeri Bali, dan masih banyak lagi.

Akademi

Akademi sama dengan Politektik. Dimana sekolah tinggi yang hanya menyelenggarakan Pendidikan vokasi dalam satu atau Sebagian cabang ilmu pengetahuan, teknologi atau seni.

Nah bedanya adalah, politeknik bisa menyelenggarakan Pendidikan vokasi dari berapa rumpun ilmu, sedangkan akademi hanya bisa menyelenggarakan Pendidikan vokasi dari satu cabang ilmu saja.

Misalnya, di Politeknik Negeri Jakarta ada jurusan dalam rumpun ilmu rekayasa (Teknik elektro, teknik mesin, teknik kimia dan lain lain). Sementara akademi sekretaris dan manajemen don bosco hanya berisi jurusan seputar kesekretariatan dan manajemen.

Kampus dengan model akademi di Indonesia misalnya: Akademi Gizi Surabaya, Akademi Minyak dan Gas Bumi (Akamigas-STEM), Akademi Kimia Analis Jawa Barat, Akademi Ilmu Pemasyarakatan Jakarta, Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG), Akademi Kepolisian Republik Indonesia (Akpol), Akademi Militer Republik Indonesia (Akmil), dan masih banyak lagi.

Nah itu beberapa perbedaan yang bisa kamu ketahui dari berbagai jenis Pendidikan di Indonesia, ini bisa membantu kamu dalam memilih perguruan tinggi yang cocok untuk kemampuan dan keahlian yang kamu miliki.

Ingin Lebih Tahu Apa Saja Persyaratan Untuk Pendirian Perguruan Tinggi? Konsultasi Sekarang!

Semoga bermanfaat dan kunjungi terus syntax.co.id

Penulis blog website Syntax Corporation Indonesia yang tertarik dengan dunia pendidikan

Request a free quote

We offer professional SEO services that help websites increase their organic search score drastically in order to compete for the highest rankings even when it comes to highly competitive keywords.

Subscribe to our newsletter!

More from our blog

See all posts
No Comments

Leave a Comment